Selasa, 29 November 2016

OST. WHO ARE YOU

Title                  : T 윤미래 (Yoonmirae) – 너의 얘길 들어줄게
                           (I’ll Listen To What You Have To Say)
[Who Are You – School 2015 – 후아유-학교 2015 OST] Part 3

 Genre               : 발라드 (Ballad), TV 드라마 (TV Drama)
Release Date    : 2015-05-11
Language         : Korean




Yoonmirae – 너의 얘길 들어줄게 Hangul


울고있는 슬픈 네게
힘들었던 네게
가슴으로 불러주는
널 위한 노래
혼자란 생각이 들때
갑자기 눈물이 날때
아무도 너의 곁에
없다고 느낄때
기억해 혼자가 아닌걸
세상이 늘 아프게해도
이젠 외로워도
슬퍼도 울지는마
말없이 널 안아줄게
너의 얘길 들어줄게
돌아봐 내가 있을게
니가 흘린눈물
모두 닦아줄게
너의 외로움도
잠이 오지않은 밤에
쓸쓸한 빈 방에
너의 얘길 들어줄
누군가 없을때
쏟아지는 빗물처럼
힘든일이 네게 올때
피할곳도 없이
흠뻑 너를 적실 때
기억해 혼자가 아닌걸
세상이 늘 아프게해도
이젠 외로워도
슬퍼도 울지는마
말없이 널 안아줄게
너의 얘길 들어줄게
돌아봐 내가 있을게
니가 흘린눈물
모두 닦아줄게
너의 외로움도

Yoonmirae – 너의 얘길 들어줄게 Romanization

ulgoissneun seulpeun nege
himdeureossdeon nege
gaseumeuro bulleojuneun
neol wihan norae
honjaran saenggagi deulttae
gapjagi nunmuri nalttae
amudo neoui gyeote
eopsdago neukkilttae
gieokhae honjaga aningeol
sesangi neul apeugehaedo
ijen oerowodo
seulpeodo uljineunma
maleopsi neol anajulge
neoui yaegil deureojulge
dorabwa naega isseulge
niga heullinnunmul
modu dakkajulge
neoui oeroumdo
jami ojianheun bame
sseulsseulhan bin bange
neoui yaegil deureojul
nugunga eopseulttae
ssodajineun bismulcheoreom
himdeuniri nege olttae
pihalgosdo eopsi
heumppeok neoreul jeoksil ttae
gieokhae honjaga aningeol
sesangi neul apeugehaedo
ijen oerowodo
seulpeodo uljineunma
maleopsi neol anajulge
neoui yaegil deureojulge
dorabwa naega isseulge
niga heullinnunmul
modu dakkajulge
neoui oeroumdo

 

Yoonmirae – 너의 얘길 들어줄게 English Translate

For you, who is sad and crying
For you, who is struggling
I’ll sing this song for you with all my heart
When you think you’re alone, when you suddenly start to cry
When you feel like no one is next to you
Remember that you’re not alone
Even if the world always hurts you
Even when you feel lonely or sad, don’t cry
I’ll wordlessly hug you, I’ll listen to you
Look back, I’ll be here
I’ll wipe away all your tears
Even all your loneliness
On a sleepless night, when you’re in your lonely and empty room
When there’s no one to listen to you
When hardships come to you like falling rain
And drenches you without being able to avoid it
Remember that you’re not alone
Even if the world always hurts you
Even when you feel lonely or sad, don’t cry
I’ll wordlessly hug you, I’ll listen to you
Look back, I’ll be here
I’ll wipe away all your tears
Even all your loneliness


Yoonmirae – 너의 얘길 들어줄게 Indonesian Translate

Untukmu, yang sedang bersedih dan menangis
Untukmu, yang selalu berjuang
Aku akan menyanyikan lagu ini untukmu dengan sepenuh hati
Ketika kau berpikir engkau sendirian, ketika kau tiba-tiba mulai menangis
Ketika kau merasa seperti tidak ada satu pun yang ada di sampingmu
Ingat bahwa kau tak sendirian
Bahkan jika dunia selalu menyakiti mu
Bahkan ketika kau merasa kesepian atau sedih, jangan menangis
Aku tanpa kata akan memeluk dirimu , aku akan mendengarkan dirimu
Melihat ke belakang, aku akan berada di sini
Aku akan menghapus semua air mata mu
Bahkan semua kesepianmu
Pada malam tanpa tidur, ketika kau berada di kesepian dan kosong kamar milikmu
Ketika tidak ada yang mendengarkanmu
Ketika kesulitan datang kepada mu seperti jatuh hujan
Dan membasahi mu tanpa bisa menghindarinya
Ingat bahwa kau tidak sendirian
Bahkan jika dunia selalu menyakiti mu
Bahkan ketika kau merasa kesepian atau sedih, jangan menangis
Aku tanpa kata akan memeluk dirimu, aku akan mendengarkan mu
Melihat ke belakang, aku akan berada di sini
Aku akan menghapus semua air mata mu
Bahkan semua kesepian mu
Credits :
Hangul & Romanization : klyrics.net
English : popgasa.com
Indonesian : terjemahanlagu-barat.blogspot.com

Lagi suka-sukanya lagu ini...


Senin, 28 November 2016

PERTEMUAN YANG INDAH

Hai Pak Suami, ingatkah kamu 1 tahun yang lalu pertama kita bertemu? Ga nyangka ya ternyata ini skenario indah dari Allah. Dipertemukan di grub pejalan "Backpacker Dunia".

Kamu melamar pekerjaan di Lampung dan ditempatkan di Padang, mungkin sebuah kode dari Allah, kalo kamu bakal dapat jodoh disini. hehe. Karena di Lampung kamu juga gabung di BD Lampung, jadi setibanya di Padang, kamu juga mencari grup BD Sumbar dan langsung joint.

Saya dan teman juga berencana ingin mengunjungi negeri ginseng, Korea Selatan dengan teman saya, Vina. Nah, setelah kami mencari2 info tentang Korsel, kami menemukan grup BD ini dan kebetulan ada yang di Sumbar. Kami pun segera joint untuk menggali informasi kepada suhu-suhu yang sudah biasa melanglang buana ini. Dan pas juga BD Sumbar mau mengadakan gathering, jadi kami langsung hubungi admin BD Sumbar yaitu Uda Yanuhardi, bahwa kami berdua Insya Allah akan hadir pada acara gathering tersebut.

Gathering diadakan di El's Coffee, pada tanggal 28 November 2015 dan ternyata suami saya ini adalah salah seorang narasumbernya yang akan sharing tentang India. Awalnya siy ga ada perasaan atau pikiran bahwa ini lo jodoh saya. Saya cukup menikmati pemaparan dari dia yang cukup menghibur karena sesekali juga diselingi dengan humor. Apalagi memang ada satu cerita yang membuat semua anggota yang hadir ketawa, itu lo yang di atas kereta, Hijra. Ingat Pak Suami?  Hehe

Sejak pertemuan itu, kami tidak ada komunikasi yang intens, paling cuma komen di IG (seingat saya). Satu bulan setelah gathering, BD Sumbar juga mengadakan perjalanan ke Padang Mangateh, di Payakumbuh, saya ikut beserta rombongan dari Padang sedangkan kamu menyusul karena sudah berangkat H-1nya. Entah mengapa, dari teman-teman yang ikut, kamu menghubungi saya ketika menanyakan lokasi kami, bukankah selama ini kita ga pernah komunikasi langsung (telpon atau sms atau wa) awalnya ngerasa agak aneh juga, lho ni anak kok hubungi saya kok ga yang lain, seperti Uni Sis dan Uda Yanu yang merupakan admin BD Sumbar. Haha, jangan-jangan kamu udah naksir saya duluan ya Pak Suami?

Kode selanjutnya, haha. Pada saat tahun baruan , kok tujuan kita sama ya? Bukittinggi. Kebetulan saya akan tahun baruan di sana dengan 2 orang teman saya, Mery dan Kak Ied. Siangnya kamu udah check in di Facebook, kalo kamu udah di Bukittinggi, entah kenapa saya juga langsung inbox kamu buat janjian ntar malam ketemuan di Jam Gadang. Sebelum jam 00.00 pergantian tahun, kita bertemu, meskipun bersesak-sesakan dengan lautan manusia yang memenuhi pelataran Jam Gadang, dan merayakan pergantian tahun bersama. Setelah merayakan pergantian tahun bersama lalu merayakan pergantian status bersama. Alhamdulillah. Nikmat Tuhan mana lagi yang kamu dustakan.

Pada tanggal 1 Januari kita juga melanjutkan perjalanan ke Tarusan Kamang, kami menggunakan sepeda motor, saya berboncengan dengan kamu dan Mery dengan Kak Ied. Kayaknya di sini juga masih biasa aja, belum ada yang spesial siy. Namun perjalanan belum berakhir sampai disini, setelah pulang dari Bukittinggi, komunikasi agak lebih intens daripada biasanya. Dan kita juga liburan ke Hat Yai, Thailand Selatan bersama teman saya juga, Mery.

Setelah ke Hat Yai, Thailand kita juga melanjutkan perjalanan ke Nepal dan akhirnya melanjutkan ke jenjang pernikahan pada tanggal 9 Oktober 2016. Tidak genap 1 bulan setelah pertemuan, kita disatukan Allah, meskipun beda daerah, toh kalo Allah sudah berkehendak, apapun jadi mungkin. Bisa jadi, ini juga doa-doa dari orang-orang yang menyayangi kita, supaya dipertemukan dengan yang terbaik dan kamu adalah yang terbaik yang di pilihkan Allah.

Terima kasih sudah mau menerima saya dengan segala kekurangan dan kelebihan saya. Semoga kita selalu bersama-sama saat bahagia maupun duka, tidak saling melepaskan ketika masalah menghadang justru saling berpegangan tangan saling menguatkan.

Alhamdulillah ya Allah pada tanggal ini di tahun yang lalu Engkau telah mempertemukan saya dengan dia, yang sekarang telah menjadi suami yang penyabar, penyayang dan selalu ada.










Senin, 21 November 2016

Visa Korea Selatanku Sayang, Melayang 2

Ini sambungan dari tulisan saya sebelumnya belum sempat lanjutin dikarenakan sindrom malas melanda. hehe

Baiklah, setelah visa saya ditolak, apa yang bisa saya lakukan selain bersabar sembari berdoa agar Allah menguatkan hati saya yang rapuh ini. Ya selain itu saya punya teman-teman baik hati yang menghibur saya. Alhamdulilllah. 

Teman saya yang visanya di approve ini awalnya ragu berangkat, karena bakal solo menjelajahi negeri gingseng ini, mungkin juga krn ga tega juga ya liat saya gagal berangkat, ga sampe ati gitu. Tp akhirnya dia berangkat dan kembali dengan selamat, alhamdulillah. Semoga kelak saya bisa berkunjung ke Korea Selatan nantinya. Sebuah kalimat penghibur saya pada saat sedih karena visa ditolak itu "Meskipun gagal ke Korea, mudah-mudahan segera ke KUA". Aamiin. Ketika saya teringat tentang visa, saya langsung mengulang-ulang kalimat tersebut. 

Saya pernah baca, Allah selalu mengabulkan semua permintaan hambaNya:

Yang pertama : iya Aku kabulkan, yang kedua: Tidak, jangan itu (Insya Allah bakal diganti Allah dengan yang lebih baik, karena Dia lebih mengetahui daripada kita) dan yang ketiga: Tidak sekarang tapi nanti.

Dan janji Allah itu pasti, Alhamdulilah kegagalan saya ke Korea Selatan pada bulan Mei membawa saya ke KUA pada bulan Oktober 2016 ini. Allah Maha Besar tidak akan pernah menyia-nyiakan hamba yang percaya kepadaNya. Alhamdulillah ya Allah,

"Dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepada Engkau, Ya Tuhanku" (QS. 19 : 4).


NEPAL 4 JAM DAN 2 LAGU INDIA

SAMJHAWAN - ARIJIT SINGH & SHREYA GOSHAL

Nahi Jeena Tere Baaju, Nahi Jeena, Nahi Jeena - 4x
(Aku tidak bisa hidup tanpamu)

Main Tenu Samjhawan Ki
(Bagaimana cara menjelaskannya padamu)

Na Tere Bina Lagda Jee
(Tanpamu, hatiku selalu gelisah)

Main Tenu Samjhawan Ki
(Bagaimana cara menjelaskannya padamu)

Na Tere Bina Lagda Jee
(Tanpamu, hatiku selalu gelisah)

Tu Ki Jaane Pyaar Mera
(Apa yang kau tahu tentang cintaku)

Main Karoon Intezaar Tera
(Bagaimana bisa aku menunggumu)

Tu Dil Tuiyon Jaan Meri
(Kau adalah jantung hatiku, hidupku)

Main Tenu Samjhawan Ki
(Bagaimana cara menjelaskannya padamu)

Na Tere Bina Lagda Jee

(Tanpamu, hatiku selalu gelisah)

Tu Ki Jaane Pyaar Mera
(Apa yang kau tahu tentang cintaku)

Main Karoon Intezaar Tera
(Bagaimana bisa aku menunggumu)

Tu Dil Tuiyon Jaan Meri
(Kau adalah jantung hatiku, hidupku)

Main Tenu Samjhawan Ki
(Bagaimana cara menjelaskannya padamu)

Na Tere Bina Lagda Jee
(Tanpamu, hatiku selalu gelisah)

Mere Dil Ne Chun Laiya Ne
(Hati kita menyatu)

Tere Dil Diyaan Raahaan
(Jalan yang menuju hatimu)

Tu Jo Mere Naal Tu Rehta
(Jika dirimu bersamaku)

Turpe Meriyaan Saaha
(Menjalani hidup akan terasa mudah bagiku)

Jeena Mera Hoye Hun Hai Tera Ki Main Karaan
(Aku akan hidup hanya denganmu, aku tidak dapat berbuat apa - apa)

Tu Kar Aitbaar Mera
(Percayalah padaku)

Main Karoon Intezaar Tera
(Aku akan menunggumu)

Tu Dil Tuiyon Jaan Meri
(Kau adalah jantung hatiku, hidupku)

Main Tenu Samjhawan Ki
(Bagaimana cara menjelaskannya padamu)

Na Tere Bina Lagda Jee
(Tanpamu, hatiku selalu gelisah)

Ve Changa Nahion Keetaan Beeba - 2x
(Kau tidak melakukan hal yang benar, yang baik)

Dil Mera Tod Ke
(Dengan menghancurkan hatiku)

Ve Bada Pachhtaiyaan Akhaan - 2x
(Begitu banyak penyesalan di kedua mata ini)

Naal Tere Jod Ke
(Karena tatapanmu)

Tenu Chadd Ke Kitthe Jawaan
(Kemana akan ku pergi setelah meninggalkanmu)

Tu Mera Parchhanva
(Kau seperti bayanganku)

Tere Mukhde Vich Hi Main Taan
(Dalam wajahmu sendiri)

Rab Nu Apne Pawaan
(Aku bisa melihat sekilas Tuhan)

Meri Dua... Haaye… Sajda Tera Kardi Sadaa
(Aku berdoa padamu, menundukkan kepala padamu)

Tu Sun Iqraar Mera
(Dengar, aku telah menerimamu sebagai kekasihku)

Main Karoon Intezaar Tera
(Bagaimana bisa aku menunggumu)

Tu Dil Tuiyon Jaan Meri
(Kau adalah jantung hatiku, hidupku)

Main Tenu Samjhawan Ki
(Bagaimana cara menjelaskannya padamu)

Na Tere Bina Lagda Jee
(Tanpamu, hatiku selalu gelisah)


Lagu Samjhawan dinyanyikan enak banget oleh Arijit Singh dan Shreya Goshal, dimana lagu ini salah satu dari soundtrack film Humpty Sharma Ki Dulhania (2014) - yang dibintangi oleh Varun Dhawan dan si cute Alia Bhatt.

Awal mulanya tau lagu mesra marontis ini dari teman saya yang memang menyukai apapun yang berhubungan dengan India (entah lagunya,filmnya, negaranya dll). Meskipun ga tau artinya, tapi dari musiknya udah mendayu-dayu, bikin jatuh hati pada pendengaran pertama. Aseeeek. 

Saya dan temen saya ini punya rencana bakal tracking ke ABC (Annapurna Base Camp) di Nepal pada tanggal 02 Juli 2016, H-4 lebaran. Sebuah rencana yang mengharu biru, penuh tangisan dan tantangan. Karena perjalanan ini bakal dilaksanakan pada saat Hari Raya Lebaran jadi orang tua bakal susah ngijinin anak gadisnya ke negara orang dan agak kurang tenar di kebanyakan orang. Belum lagi ijin dari Bos di kantor. Jadi pesimis duluan.

Awalnya saya minta restu dari orangtua dulu. Masih maju mundur karena ragu dan takut bakal ditolak, padahal tiketnya sudah di issued. Dengan susah payah saya meyakinkan orangtua, akhirnya saya pun mengantongi ijin. Meskipun dengan agak sedikit merevisi tujuan saya ke Nepal, kalau saya bilang bakal trekking kayaknya ga bakal diijinin.

Lanjut dengan ijin/cuti dari kantor. Kebetulan pada bulan Juni saya di mutasi dari Kantor Cabang ke Kantor Proyek, yang notabenenya diproyek rada sibuk ketimbang di kantor cabang. Saya kurang yakin kalau atasan mengijinkan saya cuti selama 21 hari, cuti lebaran cuma 12 hari kalo ga salah, dan cuti tahunan nya 10 hari. Saya tipe orang yang kurang berani ngomong langsung dengan orang lain, saya lebih senang melalui media, entah itu telpon, sms ataupun whatssapp. Akhirnya saya beranikan diri minta ijin atasan melalui whatsapp untuk cuti selama 10 hari setelah jatah cuti lebaran, dan atasan saya menolak, dengan alasan kalo cuti lebih dari seminggu harus ijin kantor Wilayah di Medan. Saya pun pasrah. Sedangkan teman saya sedikit "memaksa" biar bolos saja, sesekali agak berani gpp. Tapi saya bukan tipe yang berani gitu, jadi maaf teman, terpaksa saya cancel tiket pulang saya di hari terakhir jatah cuti lebaran. Yang semula tanggal 21 Juli menjadi tanggal 12 Juli 2016. Itupun saya mesti reschedule tiket dengan tambahan sekitar 2jtaan. Daripada ga jadi berangkat sama sekali, sayapun harus merogoh kocek yang Alhamdulillah lagi "basah" karena bonus lebaran dan THR. Yang penting jadi berangkat meskipun dengan total hari cuma 10 hari saya tidak bakal bisa ikutan trekking dengan teman saya. Mungkin belum diijinkan Allah, mungkin belum sekarang, tapi nanti. Aamiin.

Eh maaf ya pembukaannya rada panjang, biar temen-temen tau perjuangan saya bisa mengunjungi Nepal. Yang mau saya bahas awalnya tentang lagu samjhawan aja, hehe malah keterusan bahas Nepal, ya sikit aja buat pembukaan. 

Jadi, pas kepulangan saya setelah 10 hari melanglangbuana melintasi khatulistiwa dengan perjuangan yang membahana dan alhamdulillah jadi bahagia, saya terpaksa pulang seorang diri dari Nepal transit Kuala Lumpur terus ke Padang. Jadi sewaktu saya mendengar lagu Samjhawan ini, saya langsung minta di blutut ke HP saya dan satu lagi lagu tum satho. 

Perjalanan Nepal - Kuala Lumpur sekitar 4 jam dan saya seorang diri tanpa ada yang menemani. Eh cuma HP dan headset yang bisa diharapkan jadi teman perjalanan pulang ini. Saya lupa kalo saya jarang nyimpen lagu di HP, ya cuma 2 lagu itulah Samjhawan dan Agar Tum Saath ho yang diulang-ulang selama 4 jam perjalanan. 1 lagu sekitar 5 menit, berarti 2 lagu 10 menit. Jadi dalam 240 menit kurang lebih mengulang lagu tersebut 24 kali. Haha gimana rasanya sodara-sodara? Bosen? Ga lah. Ga salah lagi. haha, sampe apal ama liriknya. Tapi ga da pilihan lain lagi siy. Temen sebelah juga cuek bebek, ga da ngajak ngobrol. 

Udah itu aja yang mau saya ceritain ditulisan ini. Maaf kalo kurang berkenan, hehe daripada saya ga da posting tulisan baru, setidaknya cerita singkat dan ringan ini bisa menghibur. Mari kita dengarin lagu Samjhawan dan Agar Tum Saath ho.

SAMJHAWAN

AGAR TUM SAATH HO

Bagaimana komentar teman-teman dengan 2 lagu diatas?