Hai Pak Suami, ingatkah kamu 1 tahun yang lalu pertama kita bertemu? Ga nyangka ya ternyata ini skenario indah dari Allah. Dipertemukan di grub pejalan "Backpacker Dunia".
Kamu melamar pekerjaan di Lampung dan ditempatkan di Padang, mungkin sebuah kode dari Allah, kalo kamu bakal dapat jodoh disini. hehe. Karena di Lampung kamu juga gabung di BD Lampung, jadi setibanya di Padang, kamu juga mencari grup BD Sumbar dan langsung joint.
Saya dan teman juga berencana ingin mengunjungi negeri ginseng, Korea Selatan dengan teman saya, Vina. Nah, setelah kami mencari2 info tentang Korsel, kami menemukan grup BD ini dan kebetulan ada yang di Sumbar. Kami pun segera joint untuk menggali informasi kepada suhu-suhu yang sudah biasa melanglang buana ini. Dan pas juga BD Sumbar mau mengadakan gathering, jadi kami langsung hubungi admin BD Sumbar yaitu Uda Yanuhardi, bahwa kami berdua Insya Allah akan hadir pada acara gathering tersebut.
Gathering diadakan di El's Coffee, pada tanggal 28 November 2015 dan ternyata suami saya ini adalah salah seorang narasumbernya yang akan sharing tentang India. Awalnya siy ga ada perasaan atau pikiran bahwa ini lo jodoh saya. Saya cukup menikmati pemaparan dari dia yang cukup menghibur karena sesekali juga diselingi dengan humor. Apalagi memang ada satu cerita yang membuat semua anggota yang hadir ketawa, itu lo yang di atas kereta, Hijra. Ingat Pak Suami? Hehe
Sejak pertemuan itu, kami tidak ada komunikasi yang intens, paling cuma komen di IG (seingat saya). Satu bulan setelah gathering, BD Sumbar juga mengadakan perjalanan ke Padang Mangateh, di Payakumbuh, saya ikut beserta rombongan dari Padang sedangkan kamu menyusul karena sudah berangkat H-1nya. Entah mengapa, dari teman-teman yang ikut, kamu menghubungi saya ketika menanyakan lokasi kami, bukankah selama ini kita ga pernah komunikasi langsung (telpon atau sms atau wa) awalnya ngerasa agak aneh juga, lho ni anak kok hubungi saya kok ga yang lain, seperti Uni Sis dan Uda Yanu yang merupakan admin BD Sumbar. Haha, jangan-jangan kamu udah naksir saya duluan ya Pak Suami?
Kode selanjutnya, haha. Pada saat tahun baruan , kok tujuan kita sama ya? Bukittinggi. Kebetulan saya akan tahun baruan di sana dengan 2 orang teman saya, Mery dan Kak Ied. Siangnya kamu udah check in di Facebook, kalo kamu udah di Bukittinggi, entah kenapa saya juga langsung inbox kamu buat janjian ntar malam ketemuan di Jam Gadang. Sebelum jam 00.00 pergantian tahun, kita bertemu, meskipun bersesak-sesakan dengan lautan manusia yang memenuhi pelataran Jam Gadang, dan merayakan pergantian tahun bersama. Setelah merayakan pergantian tahun bersama lalu merayakan pergantian status bersama. Alhamdulillah. Nikmat Tuhan mana lagi yang kamu dustakan.
Pada tanggal 1 Januari kita juga melanjutkan perjalanan ke Tarusan Kamang, kami menggunakan sepeda motor, saya berboncengan dengan kamu dan Mery dengan Kak Ied. Kayaknya di sini juga masih biasa aja, belum ada yang spesial siy. Namun perjalanan belum berakhir sampai disini, setelah pulang dari Bukittinggi, komunikasi agak lebih intens daripada biasanya. Dan kita juga liburan ke Hat Yai, Thailand Selatan bersama teman saya juga, Mery.
Setelah ke Hat Yai, Thailand kita juga melanjutkan perjalanan ke Nepal dan akhirnya melanjutkan ke jenjang pernikahan pada tanggal 9 Oktober 2016. Tidak genap 1 bulan setelah pertemuan, kita disatukan Allah, meskipun beda daerah, toh kalo Allah sudah berkehendak, apapun jadi mungkin. Bisa jadi, ini juga doa-doa dari orang-orang yang menyayangi kita, supaya dipertemukan dengan yang terbaik dan kamu adalah yang terbaik yang di pilihkan Allah.
Terima kasih sudah mau menerima saya dengan segala kekurangan dan kelebihan saya. Semoga kita selalu bersama-sama saat bahagia maupun duka, tidak saling melepaskan ketika masalah menghadang justru saling berpegangan tangan saling menguatkan.
Alhamdulillah ya Allah pada tanggal ini di tahun yang lalu Engkau telah mempertemukan saya dengan dia, yang sekarang telah menjadi suami yang penyabar, penyayang dan selalu ada.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar